Top News


Hai, Orins Holic! Udah tau belum kalo Martabak Pizza Orins lagi ngadain Superhottt Challenge dalam rangka menuju hari ulang tahunnya? Atau kamu udah tau tapi belum ikutan? Yuk buruan ikutan buat dapetin hadiah total jutaan rupiah.


Ada 2 challenge yang bisa kalian ikutin lho! Yang pertama :
  1. Kamu cukup beli Martabak Indomie Superhottt level 1-5, 
  2. Terus kamu upload foto martabak dan struknya dengan caption yang menarik di instagram pribadi kamu. 
  3. Jangan lupa kasih hashtag #OrinsSuperHotChallenge dan tag @martabakpizzaorins.
 Pemenang akan diumumkan pada hari ulang tahun martabak Pizza Orins tanggal 13 Juni 2019.


Kemudian challenge yang kedua :
  1. Kamu beli Indomie Superhott level 5-10. 
  2. Makan dan habisin martabaknya dalam waktu 15 menit ditoko langsung dan disaksikan oleh pegawai toko. 
  3. Bila berhasil kamu langsung dapetin HADIAH Rp. 250.000 dalam bentuk voucher dan merchandise dari Orins.
Kamu bisa ikutan keduanya, atau ikutan salah satu nya ya... .

Yuk serbu INDOMIE SUPERHOTTT CHALLENGE.. Salam huh hah 🔥🔥
Semoga beruntung, Orins Holic!



Dilansir dari https://regional.kompas.com, berita duka datang dari Bogor. Seorang ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dikabarkan meninggal dunia saat menjalankan tugas pemilu, Rabu (17/4/2019). Almarhum tersebut diketahui bernama Jaenal yang berusia 56 tahun. Ternyata Bapak Jaenal juga berprofesi sebagai guru SD. Beliau sempat jatuh pingsan saat melakukan pengecekan di TPS 09 di wilayahnya dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Milenia Kota Bogor. 

Kapolsek Cijeruk AKP Anak Agung Raka membenarkan seorang ketua KPPS meninggal diduga kelelahan karena saat bertugas mengambil logistik di gudang penyimpanan. "Kurang tidur, maka pas pelaksanaan pemilihan kecapekan, maka pingsan sewaktu melaksanakan pengecekan di TPS tadi," katanya kepada Kompas.com saat dihubungi. Menurut Agung, Jaenal langsung dibawa untuk menjalani penanganan intensif di ruang IGD. Namun sekitar pukul 14:30 WIB, ia dinyatakan meninggal dunia. "Sudah dibawa ke rumah duka oleh keluarga," ucapnya 

*Terbang ke Kalimantan.


Berita duka lainnya datang dari Samarinda (Dilansir dari http://kaltim.tribunnews.com). Seorang anggota KPPS bernama Dany Faturrahman berusia 41 tahun diketahui meninggal dunia pada Kamis (18/4/2019) pagi tadi setelah selesai menjalankan tugas di TPS. Almarhum Bertugas di TPS 03, Jalan Biawan, Gang Semangat (10), RT 7, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Kalimantan Timur. 

Saat itu, korban tidak lagi bergerak maupun bangun saat anak keduanya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) berusaha membangunkannya. Bahkan, sebelum diketahui meninggal, korban sempat mengalami kejang. "Anaknya yang SD bangunkan dia, tapi tidak bangun. Anaknya itu membangunkan untuk minta diantarkan ke sekolah, setiap pagi kan memang dia yang antarkan anaknya," kata Mulyadi (45), Linmas TPS 03, Kamis (18/4/2019). "Meninggalnya di rumah, bukan di TPS," tambahnya. 


Petugas KPPS telah menyiapkan seluruh perlengkapan pemungutan suara sejak pukul 05.30 WITA, Rabu (17/4/2019), dan mulai pemungutan suara pukul 07.00 WITA. Lalu, semua proses pemungutan, perhitungan dilakukan sekitar pukul 04.30 WITA, Kamis (18/4/2019) dini hari. "Pagi ketemu pagi, sebelum selesai semua yang bertugas di TPS standby, tidak ada yang pulang," jelas Mulyadi. Selama bertugas di TPS, almarhum terlihat sehat, tidak mengeluh ada sakit maupun hal lainnya. Hanya saja korban sempat berucap bahwa perutnya kembung.

Siang ini jenazah akan langsung dimakamkan di TPU Kenanga, Jalan Sentosa, Kota Samarinda.

Semoga kedua almarhum ini diterima di sisi-Nya.